Kamis, 05 November 2015

Kenyamanan hati

Sering banget ditanya “kamu gak gerah po pakai umbruh2 gitu??” atau dibilang gini “mbok dilepas saja jilbab mu gak panas po” atau begini “ saya kira km itu bukan manusia, lah pakai jilbab terus”, dll.
Walaupun sebenarnya saya gak apa2 dibilangin seperti itu, karena emang kadang saya orangnya cuek sih dg hal-hal begituan, namun sepertinya ini harus diluruskan, agar bisa saling mengerti. J
Mengenai berjilbab, kalau dibilang gerah, siapaun saat cuaca nya panas ya pasti gerah, yang pakai jilbab maupun yang gak pakai jilbab. Tetapi ini masalah kenyamanan hati sob. Bagi saya kenyamanan itu adalah hal terpenting dalam berbusana dan tentunya dalam berjilbab.
Kalau ditanya “Kog bisa nyaman gitu?”,  “Iya, soalnya ini adalah kewajiban dari Allah SWT, kalau kita sudah tau bahwa itu adalah kewajiban ya maka dilaksanakan, lagian jilbab itu untuk menjaga kita kan, dan kalau kita “berhasil” menjalankan kewajian dariNya maka akan meras nyaman”
Dan menurut saya apapun kalau datangnya dari Allah yow is mandeg sampai situ gak bisa di edit-edit lagi, karena pasti mengandung kebaikan, jadi  kita harus mentaatinya.
Dan tentang jilbab mungkin ada juga yang bilang gini “Alah sama aja, kalau berjilbab tapi kelakuanya gak bener”. “Jadi km mau bilang kalau mending gak berjilbab gitu????” hohoo
Ya jangan gitu lah, jilbab itu kewajiban setiap muslimah, siapapun itu, kalau menurut saya nih ibaratnya jilbab itu adalah pakaian nya wanita muslim, masalah akhlaknya gimana yaa jangan dikaitkan dengan jilbabnya.
Yang terpenting adalah kita menjalankan kewajiban yang diberikan sama Allah, Masalah akhlak, insyaAllah kalau niatnya baik akhlaknya juga akan ikut baik.
Lalu, mengenai pertanyaan-pertanyaa seperti: kalau gerah gimana?, kalau kepanasan gimana?, kalau rambutnya rontok gimana? Kalau gimana gimana…?
Pertanyaan yang gimana-gimana-gimana tadi itu akan terkalahkan dengan kenyamanan hati tersebut. Toh kalau difikirkan, kita itu hidup hanya sebentar saja, jangan sampai menyesal karena belum bisa menunaikan kewajibannya.
Dan masak iya kita gak bisa bersabar memakai jilbab sampai kita dipanggil sama yang Kuasa.

Itu saja sih,
Semoga yang sudah berjilbab bisa istiqomah, dan yang belum berjilbab bisa segera berjilbab

Mohon dimaafkan jika banyak salahnya ^^

Semanggat dalam kebaikan!! Allahuakbar!!


GK/2/10/15



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cerita Simbah "Setia"

Bismillah Jadi saya itu mempunyai simbah kakung dan simbah putri yang tinggal bersama saya di rumah. Dalam ingatan saya dulu ketika saya ...