Jadi, di desa saya itu ada sebuah masjid yang bernama Al-Amin, entah tahun berapa masjid itu didirikan. Yang jelas sudah lamaaaaa sekaaliiiii.
Emm, dari keciiil hingga sekarang, sya masih
sering ke masjid itu. Dan, masjid itu menjadi salah satu tempat yang sya
rindukan. :)
Sayangnyaa, ada sedikit perbedaan di masjid
itu,
Seingat sya, dulu, setiap sore ada TPA disana; “asyiiiik,
banyak teman-teman yang mengaji, bisa belajar sekaligus bermain bersama
teman-teman.:D”
Tapi, sekarang tidak seramai duluu, :’(
Padahal yg saya rasakan, TPA itu menjadi salah
satu memori indah yang mewarnai hidupku *mulai alay.,hhe
Tapi, beneran, saat ingat TPA itu pastii
menyenangkaaan *seronoook kata upin ipin
Ingin, sya tularkan persaan itu pada adik2
sekarang,
Jadi, ketika mereka dewasa nanti, mereka akan
ingat bahwa dulu pernah bersuka cita mengaji di Masjid Al-Amin :)
Selain itu, agar mereka tau dan peduli terhadap
ilmu agama, menjadi generasi muda yang cinta agama.
Apalagi sekarang zamannya sudah berbeda dengan
dulu,
Kalau dulu, permainan paling populer itu yaaa kasti,
sepak sekong, gobak sodor, delikan, mbat beling, engkling dll., *medok total
namanya yaa
Kalu sekaranggg, zaman sudah majuu men, kemajuan
pesat dimana-mana, hp, laptop, internet, dll sudah merajalela dan terbiasa bagi
adik2 kita,
Pergaulan nya juga, semakin bebas coy.
Makanya kalau adik2 tidak diimbangi dengan
pengetahuan agama, yaaa akan terbawa arus nantii.
Dan jugaaaaaa niii, sebagai umat muslim, belajar
ngaji itu penting lhooow. Yakiiin!
Bacaan iqro’ (buku belajar ngaji) yang kadang
tidak terlalu dihiraukan, tapi itu menjadi langkah pertama lhow sebelum kita
membaca Al-Qur’an cin,
Dan seperti yg kita tau, kalau Al-Qur’an itu
merupakan pedoman hidup manusia, membacanya mendapat pahala pula, :)
Makanyaaaa, harus bisa membaca Al-Qur’an.
Dan TPA
itu menjadi salah satu tempat
alternative untuk belajar mengaji :)
Kan, gak seruu dan kasihan bingitts kalau
generasi mudanya pada gak bisa ngajiii…, :’(
So, membuat “Memori indah dengan TPA” itu
penting bagi adik2,
Dan untuk mewujudkannya, perlu uluran tangan dari
para pemuda pemudi pecinta masjid yang teristimewa. Kalau bukan kita yang
bergerak, siapa lagi kawan..,
Jkl, 01/10/14