Kamis, 08 Maret 2018

Cerita Simbah "Setia"

Bismillah


Jadi saya itu mempunyai simbah kakung dan simbah putri yang tinggal bersama saya di rumah. Dalam ingatan saya dulu ketika saya masih berada di sekolah dasar, simbah saya terlihat masih sehat, kesana kemari masih sanggat kuat.

Namun sekarang setelah saya perhatikan, simbah saya tidak sekuat dan sesehat dulu lagi. Simbah saya yang putri itu usianya kurang lebih hampir 68 tahun. Sedangkan simbah kakung saya usianya kurang lebih 65 tahun.  Untuk sekarang, alhamdulillah beliau masih diberikan kesehatan, walau simbah kakung sekarang hanya dirumah, karena untuk perjalanan jauh, beliau sakit kaki, berasa keram katanya, jadi sehari-hari simbah kakung selalu dirumah. Kalau simbah putri saya, tahun kemarin sempat sakit, saraf kejepit di punggung kata dokter, jadi tulang punggung nya membungkuk ke depan, namun alhamdulillah simbah putri saya itu masih aktif pergi ke sawah, walau untuk aktifitasnya tidak sekuat dulu lagi. Karena kalau dirumah beliau tidak mau, enakan ke sawah katanya.

Yang saya amati, simbah saya itu punya kebiasaan yaitu setiap menjelang tidur, mereka berdua saling berecerita entah kejadian masa lalu, atau kejadian yang mereka alami hari ini, atau yang lain-lain. Mereka begitu lama bercerita, terkadang saya mau tidur,  masih terdengar cerita mereka, dan yang selama ini saya dengar kebanyakan yang bercerita itu adalah simbah putri saya, dan entah simbah kakung saya itu tidur atau mendengaran, karena yang cerita hanya simbah putri teruus hehe, tapi saya mendengarkan itu kog jadi soo sweet yaa karena simbah kakung saya itu gak menyetop atau menyela cerita simbah putri saya jadi kkayak simbah putri itu begitu asyik dan seneng berceritanya..hehei disitulah ada kebiasaan yang menurut saya membuat mereka begitu dekat dari hati ke hati eeaaa

Dan ada lagi kebiasaan yang saya perhatikan dalam sehari-hari antara simbah saya itu. Yaitu, beberapa kali ketika simbah putri saya sedang lelah, itu beberapa kali terjadi percekcokan, tapi anehnya hanya terjadi tidak lama paling-paling hanya 1 jaman, dan setelah itu kembali rukun sseperti sedia kala.

Kebiasaan yang lain antara simbah saya ini, yaitu beberapa waktu bahkan sering, mereka berdua saling bercanda, karena karakter simbah saya yang suka melucu, dan akhirnya mereka berdua saling melucu dan sy ikut-ikutan nibrung juga hehehe.

Dan yang selalu sy ingat-ingat itu adalah ketika, saya atau bapak saya atau ibu saya atau adik saya kebetulan pulang sampai rumah malam karena ada acara yaitu pulang lebih dari jam maghrib, simbah kakung atau simbah putri itu selalu menunggu diluar, duduk di kursi depan pintu masuk rumah dan baru masuk ketika saya atau yang lain pulang. Dan bahkan simbah itu belum makan kalau sy atau yg lain belum sampai rumah, padahal sudah bilang untuk makan dulu saja tidak usah menunggui, nanti bisa sakit, tapi tetap sering terjadi seperti itu. Karena mmereka begitu khawatir mungkin yaa. huhuhu

Dan itulah sedikit cerita tentang simbah saya.
Semoga simbah sehat-sehat terus yaa.. Diberikan kebahagiaan oleh Allah, didunia ini dan di akhirat nanti. Aaminn

"Cinta itu setia seiring perjalanan usia..

GK. 08.03.18

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cerita Simbah "Setia"

Bismillah Jadi saya itu mempunyai simbah kakung dan simbah putri yang tinggal bersama saya di rumah. Dalam ingatan saya dulu ketika saya ...