Apapun itu, lakukan dengan hati,
:)
Gaes, jika sesuatu hal dilakukan dengan ikhlas maka yaaa semuanya akan berjalan baik. Seperti halnya ketika kita melakukan sesuatu yang kadang berat tapi coba diikhlaskan maka akan menjadi baik, dan pekerjaan itu yang dulunya terasa berat akan menjadi ringan, karena dengan hati.
Ngomong-ngomong tentang hati, kita perkenalan dulu aja yah :). Hati itu begitu sensitive, dan susah dijaga, dan merupakan hal sakral dalam tubuh manusia, ehmm pernah dengar ini tidak?
Gaes, jika sesuatu hal dilakukan dengan ikhlas maka yaaa semuanya akan berjalan baik. Seperti halnya ketika kita melakukan sesuatu yang kadang berat tapi coba diikhlaskan maka akan menjadi baik, dan pekerjaan itu yang dulunya terasa berat akan menjadi ringan, karena dengan hati.
Ngomong-ngomong tentang hati, kita perkenalan dulu aja yah :). Hati itu begitu sensitive, dan susah dijaga, dan merupakan hal sakral dalam tubuh manusia, ehmm pernah dengar ini tidak?
“Ingatlah sesungguhnya di dalam
tubuh ada segumpal darah, apabila ia baik maka seluruh tubuh akan baik, dan
apabila ia rusak, maka seluruh tubuh akan rusak pula. Ketahuilah segumpal darah
itu adalah hati.” (HR Muslim, no. 1599)
Yeah, makanya harus hati hati dalam menjaga hati.
Lagi pengen membahas tentang menjaga hati
niii.
Okey, sekarang temanya adalah menjaga
hati
Ehm, entah mungkin banyak sekali pandangan orang yang berbeda-beda dalam kasus menjaga hati ini, tapi ini menjaga hati versi saya,
Ehm, entah mungkin banyak sekali pandangan orang yang berbeda-beda dalam kasus menjaga hati ini, tapi ini menjaga hati versi saya,
Menjaga hati itu, sulit bingits
gaes yakin lahh
Hati itu bisa berubah-ubah, seperti bunglon mungkin, kadang terasa baik, kadang terasa buruk, kadang terasa angkuh, kadang terasa sakit,
Lalu yang lebih ngeri lagi, jika hati sudah kebanyakan menanam benih2 kejahatan,maka fitrah manusia yaitu suci akan tertutup gaes, dan tak akan ada hidayah dari Allah
Nah, lalu, yang dekat dengan hati yaitu perasaan. Ehm, gaes.., perasaan ini bisa dibilang satu paket lengkap dengan hati. Bisa dibilang jika seseorang punya hati maka ia akan punya perasaan, tapi jika seseorang gak punya perasaan ? nah loh, ada hatinya enggak ya,...lhhe >,<
Hati itu bisa berubah-ubah, seperti bunglon mungkin, kadang terasa baik, kadang terasa buruk, kadang terasa angkuh, kadang terasa sakit,
Lalu yang lebih ngeri lagi, jika hati sudah kebanyakan menanam benih2 kejahatan,maka fitrah manusia yaitu suci akan tertutup gaes, dan tak akan ada hidayah dari Allah
Nah, lalu, yang dekat dengan hati yaitu perasaan. Ehm, gaes.., perasaan ini bisa dibilang satu paket lengkap dengan hati. Bisa dibilang jika seseorang punya hati maka ia akan punya perasaan, tapi jika seseorang gak punya perasaan ? nah loh, ada hatinya enggak ya,...lhhe >,<
Perasaan itu banyak gaes, ada:
suka, benci, marah, dll
Nah, suka itu berkaitan dengan
...... apa yaaaa #Cinta mungkin?
Yaa benar, cintaa, Lalu bagaimana
memahami tentang cinta kira2?
Jadi begini, menurut penulis niih, cinta itu yang kekal adalah cinta kepada tuhanya yaitu Allah SWT. Lalu cinta yang kedua yaitu cinta kepada Rasulullah dan agama yaitu islam, yang ketiga cinta kepada Ibu, Ayah, Saudara, dst
Jadi begini, menurut penulis niih, cinta itu yang kekal adalah cinta kepada tuhanya yaitu Allah SWT. Lalu cinta yang kedua yaitu cinta kepada Rasulullah dan agama yaitu islam, yang ketiga cinta kepada Ibu, Ayah, Saudara, dst
Lalu bagaimana cinta kepada
seseorang yang bukan mukhrim?
Ehm, menurut saya, segala sesuatu
itu hendakhlah dikaitkan dengan akhirat
Jadi begitu pula dengan cinta, kita lihat saja apakah cinta ini membimbing kepada kebaikan akhirat atau justru akan menyengsarakan ketika di akhirat
Jika mencintai seseorang, maka bertanyalah pada dirimu apakah sudah mencintai Allah dengan sepenuh hati?
Jika dirasa belum, maka tata hatimu unutk melangkahkan kakimu menuju pada Allah. Karena segala sesuatu, jika diserahkan kepada Allah maka akan menjadi indah. Begitupun dengan hati n cinta.
Lalu, jemputlah cinta mu ketika kau sudah dalam keadan baik. Baik disini, yaitu baik hati, akhlak, dan agamanya.
Ngomong2 tentang cinta, pasti adan jodoh. Ehm jodoh kita itu tak akan tertukar atau hilang seperti *sendal di mushola.
Yaa pasti akan ada seseorang yang memang itu adalah jodoh kita. Karena Allah telah menciptakan segala sesuatu itu secara berpasang pasangan. Lalu cara menanti datangnya itu dengan cara gimana? Yaitu dengan memperbaiki dan menyiapkan diri kita,
Dan tetap ingat bahwa: orang yang baik akan mendapatkan pasangan yang baik pula, dan orang yang buruk akan mendapatkan pasangan yang buruk pula.
Jadi begitu pula dengan cinta, kita lihat saja apakah cinta ini membimbing kepada kebaikan akhirat atau justru akan menyengsarakan ketika di akhirat
Jika mencintai seseorang, maka bertanyalah pada dirimu apakah sudah mencintai Allah dengan sepenuh hati?
Jika dirasa belum, maka tata hatimu unutk melangkahkan kakimu menuju pada Allah. Karena segala sesuatu, jika diserahkan kepada Allah maka akan menjadi indah. Begitupun dengan hati n cinta.
Lalu, jemputlah cinta mu ketika kau sudah dalam keadan baik. Baik disini, yaitu baik hati, akhlak, dan agamanya.
Ngomong2 tentang cinta, pasti adan jodoh. Ehm jodoh kita itu tak akan tertukar atau hilang seperti *sendal di mushola.
Yaa pasti akan ada seseorang yang memang itu adalah jodoh kita. Karena Allah telah menciptakan segala sesuatu itu secara berpasang pasangan. Lalu cara menanti datangnya itu dengan cara gimana? Yaitu dengan memperbaiki dan menyiapkan diri kita,
Dan tetap ingat bahwa: orang yang baik akan mendapatkan pasangan yang baik pula, dan orang yang buruk akan mendapatkan pasangan yang buruk pula.
So, jika ingin mendapatkan
pasangan yang baik, maka belajarlah untuk menjadi baik. :)
Entah siapa jodoh kita, maka itu adalah cerminan dari hati kita selama ini
Sekiannn :)
Jkl.21/08/14
