Bissmillah,
I fery thank for Allah,
Karena hidayah itu milik Allah,dan
jemputlah hidayah itu.
Tentunya setiap manusia mempunyai kisahnya
masing-masing, karena perjalanan manusia itu penuh warna, bahkan kadang-kadang
warna yang terlukis itu tiba-tiba ada dan tak disangka-sangka.
Jadi ingat dulu, sebelum masuk
kuliah, sebelum mengenal keindahan yang kurasakn #agak alay yaah hhe. Masa-masa
ababil tepatnya.
Kalau menoleh kebelakang, ada
perasaan gemetar dan haruu, jadi mengerti bahwa Allah memang sanggattt
menyayangi hambanya. Bahkan pada setiap keadaan, sebenarnya Allah telah menunjukan
pilihan terbaik bagi hamanya, atau Allah sebenarnya menyisipkan pilihan terbaik
yang kadang tidak kita sadari.
Jika menoleh kebelakang, memang
harus disampaikan sekali lagi bahwa ada perasaan haru luar biasaa. Rasa
terimakasih sebesar apapun tak ada bandingannya dengan perasaan ini. Sungguh
Perjalanan kehidupan yang telah
diatur oleh Allah itu, ternyata memang sanggat indah. Dari mulai salah jurusan,
berjilbab, bertemu dengan saudari2ku yang sholihah, yang mengajarkan kebaikan,
hingga ODOJ, semuanya indah karena ada campur tangan Allah disana.
Ada yang mengatakan bahwa hidayah
itu, bukan hanya ditunggu tapi dicari, #Setuju dengan pernyataan itu, karena
manusia itu telah ditunjukan jalan terbaik, tinggal manusia itu mau atau tidak
mengambil pilihan dari Allah terseut.
Pilihan itu kadang disisipkan
oleh Allah, yang kadang tidak kita sadari.
Maka jangan mengabaikan hal-hal
sepele yang dianggap tidak penting tapi itu menunjukan pada kebaikan, mulailah
menerima dan meng-iyakan untuk melakukanya. #menasihati diri
Jalan menuju kebaikan itu, yang
menentramkan hati, bukan yang meresahkan hati.
Jalan manuju kebaikan itu, bisa
saja dari hal2 yang dianggap tak penting, tapi sanggat bermanfaat unt kedepannya.
Misalnya saja: Pilihan menggunakan jilbab. Jika ada sedikit keinginan dalam
hati untuk mengenakan jilbab, maka lakukanlah, walaupun awalnya malu karena
tidak terbiasa, walaupun awalnya tidak nyaman, tapi lakukanlah :), karena itu
jalan menuju kebaikan. Jika kebaikan itu biasa dilakukan, maka akan menjadi
kebutuhan dan akan terasa nyaman baki kita :)
Dan bisa dibilang #cuek, kadang
diperlukan juga saat kita sedang menuju pada kebaikan, misalnya dalam khasus
berjilbab, mungkin ada yang ingin berjilbab tapi ada berbagai pendapat negatif
tentang itu, misalnya: Buat apa berjilbab, karena ada juga orang yang berjilbab
tapi kelakuannya sama saja dengan orang yang belum berjilbab.
Dalam kasus ini sy katakan: Coy, jangan
dengar perkataannya, karena berjilbab itu bukan berarti sudah sempurna iman dan
akhlaknya, namu berjilbab itu karena ingin menyempurnakan dan memperbaiki iman
dan akhlak kita. :)
Nah, tunggu apa lagii : Pakailah
jilbabmu dan jadikan mahkotamu untuk memperbaiki iman dan akhlakmu !! :) Itu
salah satu contoh menjemput hidayah dari Allah.
Jika hidayah itu telah diberikan,
maka akan menentramkan hati dan memberikan kebahagiaan, :)
Jakal, 4/6/14