Part 2
*Cerita Twitter
*Cerita Twitter
Siang tadi, setelah sudah bertahun-tahun tak kuhiraukan.
Akhirnya Dia mengingatkanku kembali akan sebuah perjuangan yang selama ini
telah terkubur dalam-dalam kira-kira hampir 3.570.000,00 meter(ngawur). Siang
itu diantara banyak kerumunan orang yang sedang khusyuk melihat layar di
depannya masing-masing. Ternyata- e ternyata aku memiliki keinginan untuk
meneruskan perjuanganku yang selama ini terbengklalai karena-e karena (bacanya
dg gaya bang Roma Irama). Akhirnya dengan berulang-ulang ku otak-atik apa yang
ada di depan layarku. Dengan men-nge klak-klik
apa aja yang kurang mudeng sebenarnya. Sampai juga aku menemukan permata hati
ini(ciee), ku ikuti langkah-langkah nya dengan cermat dan sangat manut,mungkin jika disuruh tengok kanan aku akan tengok
kanan, jika tengok kiri aku akan tengok kiri, jika tengaok ke atas aku juga
akan tengok ke atas, dan jika di suruh tengok ke belakang aku akan tengok kebeakang
(emang bisaaaa).
Dan, tiba lah waktunya yang aku tunggu-tunggu akhirnya
datang juga. Setelah semua langkah-langkahnya terpenuhi. Dengan satu klik-an
yang sangat yakin, dan tegas dan mata melotot ke depan. Secepat kilat hatiku..
Hatiku..
Hatuku..
Kagett bukan main, karena aku belum berhasil ngebuat
twitter. Hadahhh
Tak tau lah kita orang ni kapan akan bisa segera buat
twitter. Tapi walaupun gagal ke sekian kalinya. Tetap aku tak pantang menyerah,
aku akan berusaha keras mewujudkan harapan besar ku.SEMANGGATTT (Aigooo..,
masalah twitter aja kayak presiden ngurusin utang negara yaa)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar